Dua kata yang selalu menjadi perdebatan yang tak pernah berakhir sepanjang manusia indonesia mayoritas masih bodoh dan melarat.
RAMADHAN"MEMAKNAI HIDUP YANG SUNGGUHNYA
HIDUP YANG SESUNGGUHNYA
Ramadahan merupakan bulan dimana Alloh memberikan asset dan aksesnya kepada manusia yang berupa akal batin, akal pikir, akal tutur sebagai pembentukan prilaku yang sesungguhnya. Asset dan akses yang diberikan Alloh pada manusia yang berupa akal, yang tidak diberikan pada mahluk lainnya direplikan pada bulan Ramadhan ini, sebagai pentasbihan manusia dengan julukan Khalifah. Kenapa hal itu dilakukan oleh pada bulan bulan ramadhan ?, karena pada bulan ini aplikasi sebuah perlakuan dan perbuatan manusia digandakan dalam bentukan jumlah yang berujung pada apa yang namanya manusia yang sesungguhnya yaitu manusia yang manusiawi yang berada dijalan Tuhan.
Sisi lainnya,manusia, dan tentunya saya termasuk didalamnya sering mengapresiasikan hidup adalah dalam bentuk keduniaan semata, maka ia selalu berpikir dan bertindak terhadap apa yang sudah dikeluarkannya tanpa berpikir dan bertindak terhadap apa yang didapatkannya. Pada kenyataannya apa yang sudah didapatkannya sudah terlalu, terlalu dan terlalu banyak, yang tak mungkin dapat dihitung dengan mesin secanggih apapun, terlebih dalam bulan Ramadhan, namun saya sering melupakan itu, sehingga ketika ada masalah sedikit saja mengeluh, ketika kita bisa memaknai hidupnya yang sesungguhnya yang kekal abadi, maka aplikasi kehidupan kita akan penuh dengan makna karena didasari pada tujuan hidup yaitu mencari RIDLO ALLOH SEMATA, TUGAS HIDUP BERIBADAH PADANYA, FUNGSI HIDUP MENJADIKAN ALAM INI PENUH DENGAN RAHMATAN LIL ALAMIN dan APLIKASINYA NYATANYA PADA BULAN RAMADAHAN.
Sukses dan gagal adalah perjalanan yang selalu dihadapi oleh manusia karena hal itu merupakan keniscayaan yang ada dan pasti teralami oleh manusia, pada kenyataannya manusia mau selalu sukses, tanpa dapat menerima sebuah kegagalan , kenyataann yang sesungguhnya kegagalan adalah aplikasi kita sebagai manusia yang manusiawi sebagai pembekalan dalam hidup yang sesungguhnya. Pada bulan Ramadahan tak ada istilah gagal, ia selalu dalam kategori sukses dan sukses baik akhirat dan dunia, sepanjang niat, cara dan tujuan yang ada sesuai dengan rujukan BAHASA TUHAN.
DUNIA TEMPAT MENANAM
Guna memperoleh hidup yang sesungguhnya, maka kita harus mengapresiakan dunia sebagai tempat untuk menanam, sehingga hasilnya diperoleh ketika hidup yang sesungguhnya yaitu alam akhirat, dan ini tidak bisa dibentuk dengan kesendirian namun harus dilakukan secara bersama - sama, karena kesempurnaan manusia ketika ia ada dalam sebuah komunitas , yang mau dan mampu untuk saling berbagi dalam kebenaran yang dilakukan secara sabar dengan saling mengingatkan dalam BAHASA ILLAHIAH. DAN PADA BULAN RAMADHAN INI APLIKASI KEBERSAMAAN DALAM MENUAI NILAI - NILAI TELAH MAMPU DIWUJUDKAN OLEH KITA SEMUA DALAM KEBERSAMAAN IKATAN HATI YANG TELAH DIBENTUK OLEH KOMPASINER, ITU TERLIHAT DENGAN BANYAKNYA TULISAN YANG MENCERAHKAN JIWA DAN NURANI, SEBAGAI ASUPAN MAKANAN JIWA YANG SANGAT KITA BUTUHKAN.
Semoga kita selalu SALING MENGINGATKAN DAN MENGUATKAN DALAM TALI SILATURAHMI, sehingga memperoleh kehidupan yang sesungguhnya dalam keberkahan akhirat dan dunia , INSYA ALLOH, AMIIIN.
catatan :
Mitra Komunitas yang selalu berbahagia dan sukses, RUMAH USAHA INDONESIA yang dalam taraf pembenahan dari segi kinerja masih dalam penyusunan - penyusunan program yang akan dilakukan.
Progaram - program akan kami laksanakan setelah Iedul Fitri kami akan mengadakan kegiatan - kegiatan yang berupa diskusi terbatas, diskusi umum, seminar, pelatihan - pelatihan, penerbitan journal, pembentukan majalah dalam bentuk yang sederhana, kerjasama dengan para pihak dan hal lainnya.
Untuk kepentingan tersebut maka kami akan senang sekali ketika mitra komunitas membantu kami guna meningkatkan kinerja dunia usaha Indonesia melalui media komunitas , semoga harapan kita semua dapat terwujud.
RAMADHAN DAN SISTEM EKONOMI HARGA AKTUAL TERPADU ( SEHAT )
Keindahan bulan Ramadahan selalu punya makna dan kenangan yang mendalam, dan kesedihan akan merentang nurani ketika bulan itu usai, karena Ramadhan selalu saja menjadi bulan yang dirindukan kedatangannnya. Ramadhan tidak hanya dalam hitungan angka dalam perolehan rizki akhirat pada setiap manusia dalam melakukan kebajikan, karena adanya penggandaan terhadap apa yang dilakukannya sepanjang hal itu berujung pada kebaikan. Keterusikan bagi yang menjalankan ibadah shiyam dibulan ramadhan selalu muncul dan itu menyangkut kehidupan duniawi, yang menyangkut soal harga kebutuhan pokok terlebih menjelang Iedul Fitri. Layaknya manusia yang hidup dalam kebahagiaan menyambut ramadhan, seharusnya kenaikan harga tidak menjadi pemicu keterusikan ibadah yang dilakukan oleh umat Islam dalam menjalan ibadah dibulan yang penuh berkah ini. Namun sebuah bahasa yang sudah menjadi legenda selalu muncul ” SUDAH TRADISI”.
Kenaikan Harga VS Peningkatan Nilai Ibadah
Pertanyaan yang selalu muncul, apakah pemerintah tidak bisa melakukan penakanan harga ?, yang tentu saja nilai manfaatnya bukan saja untuk masyarakat, terutama untuk masyarakat kalangan bawah, namun juga menyangkut nilai - nilai ILLAHIAH, dimana kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah mempunyai dua sisi yang sangat fundamental yaitu HUBUNGAN TERHADAP TUHAN ATAS KEBIJAKANNYA YANG MEMPUNYAI NILAI TAMBAH BAGI KEBERKAHAN PEMERINTAH YANG DIJALANKANNYA DAN NILAI DIMATA MASYARAKAT BAHWA PEMERINTAH PERDULI PADA MASYARAKATNYA.
Pemerintah dengan segala kebijakannya tentu bisa, karena masalah yang mendasar adalah BUKAN BISA ATAU TIDAK BISA NAMUN MAU ATAU TIDAK MAU, KARENA DENGAN ADANYA KEMAUAN MAKA PEMERINTAH MEMPUNYAI KEMAMPUAN AKHIRNYA PEMERINTAH PASTI BISA.
Bagaimana caranya ?, sebuah pertanyaan muncul untuk melakukan hal tersebut, kalaupun dalam bulan ramadhan hukum ekonomi berlaku yang namanya hukum permintaan dan kebutuhan, namun pemerintah mempunyai apa yang namanya kapasitas dan kualitas seperti yang disebutkan diatas, bahwa PEMERINTAH INDONESIA BISA. Cara yang harus dilakukan adalah dengan menggunakan PROGRAM SEHAT ( SISTEM EKONOMI HARGA AKTUAL TERPADU ), dimana pemerintah melakukan apa yang namanya TRANSFERING OF COSTING SYSTEM ( pengalihan resiko pembiayaan ) terhadap harga - harga yang ada dengan kebijakan - kebijakan yang sifatnya mendasar.
Kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah dalam bulan ramadhan akhirnya menghasilkan apa yang dinamakan sehat akhirat dan sehat dunia, sehingga menghasilkan keberkahan dan doa dari seluruh masyarakat yang dierdulikan oleh masyarakat, dan masyarakatpun perduli terhadap pemerintah.
Semoga saja tulisan ini membawa berkah untuk kita semua, baik masyarakat dan pemerintah, Amiiin.
Awaluddin MADJID, RUMAH USAHA INDONESIA.
UNTUK MASYARAKAT DAN NEGERIKU INDONESIA
TAK ADA YANG TAK MUNGKIN
KEMAUAN DAN KEMAMPUAN
( SEMINAR BERWIRAUSAHA DENGAN MODAL DARI GAJI SEBAGAI KARYAWAN )
TUHAN TAK AKAN MERUBAH SUATU KAUM, KETIKA KAUM ITU TAK MAU MENGUBAHNYA ( QS11:13), ini adalah KALAM ILLAHI yang 1000000000000000 PASTI BENAR,TEPAT DAN PAS. Tuhan selalu memberi jalan pada umat manusia ketika ia mau berusaha untuk mewujudkan impian, harapan dan asa manusia, selama manusia bekerja keras yang pastinya juga disertai dengan doa yang tiada henti dan berkeputusan karena doa dan usaha harus sejalan.TAK ADA YANG TAK MUNGKIN, Saya bisa bercerita karna saya banyak mengalami dan melakukannya, dan yang baru saja terjadi adalah pelaksanaan SEMINAR "BERWIRAUSAHA DENGAN MODAL DARI GAJI SEBAGAI KARYAWAN" Modalnya adalah semangat dan keberanian dicampur NEKAT, bagaimana tidak kami baru berkumpul selama sebulan, tiba - tiba ada ide untuk mengadakan seminar, modal dana???, nggak ada wong kita juga baru kumpul, kalaupun ada itu berupa dana bantingan, yang ada dalam istilah kami berupa patungan, yang tidak mungkin mengkover semua dana pelaksanaan seminar. Kalam Ilahi adalah punya makna dalam pembuktian dikehidupan manusia dan itu nyata, namun saya dan juga kebanyakan manusia sering tidak mempercayainya, bahwa itu terbukti dengan benar, tepat dan pas.Ada tiga hal yang menjadi landas pijak manusia ketika usaha dan upaya manusia dilakukan guna mencapai tujuannya, yang pertama NIAT, adalah KEMAUAN YANG DIMILIKI OLEH MANUSIA UNTUK APA IA MELAKUKAN KEMAUANNYA, yang kedua adalah CARA YANG IDMERUPAKAN BAGAIMANA IA MELAKUKANNYA, APAKAH DENGAN CARA YANG BENAR DAN TEPAT SESUAI DENGAN KAEDAH DAN NILAI - NILAI AGAMA DAN HUKUM SERTA NORMA YANG LAINNYA.Sedangkan yang terakhir adalah TUJUAN, apa TUJUAN MANUSIA MENJALANKAN NIAT DAN CARA YANG DILAKUKAN, APAKAH KARNA TUHAN ATAU FAKTOR YANG LAINNYA, ketika Tuhan menjadi tujuan, maka semua kemudahan dan berkah - Nya akan datang.Niat, cara dan tujuan adalah satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan,ketiganya memberi sinergi satu dengan yang lainnya, serta harus dilakukan dengan benar, pas dan tepat ketika kita mengharapkan sebuah hasil yang baik, maka kerja dalam kebersamaan merupakan satu hal keharusan dan kebersamaan bisa muncul ketika saling hidup dan menghidupkan, mengerti dalam satu pemahaman terhadap sebuah nilai, yang berlebih mau memberi, yang kurang mau menerima kekurangannya, karena kesuksesan tak pernah lahir dengan sendirinya,karena sukses adalah kerja team dan itulah nilai sebuah kebersamaan dalam silaturahmi, dan Tuhan senang ketika orang menjaga tali silaturahmi.SEBUAH PILIHAN
Hidup adalah pilihan, apapun bentuknya termasuk tidak memilih dari berbagai pilihan yang ada, namun yang jelas dan pasti, keberanian untuk mencoba dan melakukan lebih baik daripada tidak mencoba dan melakukannya, dan itulah yang kami lakukan ketika untuk mengadakan seminar, ketika dikatakan bahwa pilihan itu 'GILA", kami harus mengakuinya ya, itulah pilihan "GILA", dan satu hal yang tidak mungkin, ketika pilihan itu sudah dilaksanakan kita katakan 'MUNDUR" dan itulah sebuah resiko pilihan yang dilakukan. Kita tak pernah tahu apa yang terjadi kedepan, karena itu MUTLAK HAKNYA TUHAN, yang bisa kita lakukan adalah berpikir dan berprasangka positif, karena Tuhan mengikuti prasangka hamba - hamba - Nya. Pertanyaannya, kenapa KAMI PUNYA KEBERANIAN, PEMIKIRAN DAN PERSEPSI YANG SAMA TERHADAP SEBUAH PILIHAN????, mengadakan seminar, pada kenyataannya kita punya latar belakang yang berbeda dan baru kenal!!!!!!!, muncul pertanyaan lain, APAKAH INI SUATU KEBETULAN ????!!!!!, saya katakan bahwa ini bukan kebetulan. karena semua kejadian yang ada didunia ini '" SUDAH TETULIS DAN DITULISKAN OLEH YANG MAHA KUASA DI ARSNYA", pada sisi lain RASA, PEMIKIRAN,AKTUALISASI RASA DAN PIKIRAN MERUPAKAN ENERGI YANG BERUPA ETER YANG AKAN BERGABUNG DENGAN KOMUNITASNYA DAN ITU SUDAH HUKUM ALAM, DAN ITULAH KAMI.Kalau kami tidak stress dan bingung berarti tidak normal, rasa dan sikap kami mengalami hal itu dan itu adalah kewajaran, namun kami menyikapinya dengan rasa optimis, dengan berpedoman pada " TIADA BALAS KEBAIKAN SELAIN KEBAIKAN PULA " (QS,AR RAHMAN : 55 : 60 )HANYA KEYAKINAN ITU YANG KAMI PUNYA, KARENA APA YANG KAMI LAKUKAN ADALAH NILAI KEMANFAATAN UNTUK MANUSIA SEBAGAI APLIKASI DARI MAHLUK TUHAN YANG KESEMUANYA KEMBALI PADANYA.
Seminar, merupakan sebuah upaya untuk mengumpulkan orang banyak agar acara tersebut sukses, baik dari segi finansial, pencitraan atau keberlanjutan dari pelaksana seminar dan hal yang lainnya. Pilihan yang ada, merupakan keniscayaan, hasil tergantung pada YANG MAHA KUASA, namun KEMAUAN DAN KEMAMPUAN yang disertai dengan NIAT, CARA DAN TUJUAN ADALAH ENERGI YANG MEMBERI KEKUATAN PADA KAMI UNTUK MEMPERSATUKAN RASA, PIKIRAN, DAN KERJA.SUKSESNYA DALAM KEBERSAMAAN
Sukses tak pernah lahir dengan sendirinya, dia lahir karena ada kebersamaan dalam rasa, pikiran dan tindakan itulah yang menjadikan KAMI SEBAGAI"TEAM" SEHINGGA APA YANG KAMI HARAPKAN DAPAT TERWUJUD YANG TENTUNYA BERKAT RIDLO TUHAN YANG MAHA KUASA.Dan yang jelas kerja kami belum selesai karena masih banyak PR yang harus kami kerjakan, dan ini sebuah langkah yang pertama untuk mewujudkan langkah - langkah selanjutnya. SEMOGA SAJA YANG KAMI KERJAKAN MEMPUNYAI KEMANFAATAN BAGI MASYARAKAT, BANGSA DAN NEGARA, AMIIIIIN.
FOR YOU ALL THE BEST.
KILAS BALIK PERJALAN KOMUNITAS BERKARIER DAN BERWIRAUSAHA
Modal yang di Cuekin
Dari banyak cerita yang didengar dari pengalaman orang yang telah menjalani membuka usaha, dimana endingnya pasti yang berbuah segar dan besar, namun yang berbuah tidak besar alias busuk bahkan pohonnyapun layu yang akhirnya tumbang alias mati tidak pernah ada khabar beritanya.
Dari semua pengalaman para pelaku tentunya dapat di urai dan didisimpulkan yang kemudian direncanakan untuk diri kita, jika kita ingin benar2 dan serius serta bertekad ingin punya usaha mandiri walaupun kita masih bekerja dengan istilah hidup di dua impian ( impian jadi direktur di tempat kerja dan impian jadi preskom di warung yang akan dijalankan).
Untuk menjadi preskom didunia usaha yangg akan dirintis, harus disadari dan di persiapakn mental yang lebih agar kita selalu optimis dalam menjalankannya. Ketika kita telah bersusah payah menjadi karyawan dan dengan penghematan yang dilakukan kita dengan tak sadar mempunyai aset yang mati, diam dan tidak bermanfaat seperti tabungan, rumah, mobil dan lainnya.
Jadi jika anda punya asset (jika dirupiahkan) 200 jt ( nilai rumah, mobil, tanah, tabungan) dari th 2005 .
apakah tahun 2009 ini udah menjadi 1.200jt?? atau minimal menjadi 600 jt???
Jika tidak ... !!! cechk..cehck... cehck... celaka...
Anda telah melakukan kesalahan besar....
Anda telah membiarkan 4 tahun berjalan tanpa karya dan kerja keras
Anda tidak pernah memanfaatkan dan mengoptimalkan 2 otak yang telah dikarunikan Tuhan di kepala anda.
Sadarkah..... bahwa anda telah salah dan ceroboh memanage asset anda...
Bukankah asset yang anda punyai sekarang ini adlah nikmat yang telah dikarunikan Tuhan?
Bukankah andah telah diberi nikmat sebelumnya sehingga bisa menjadi seorang supervisor, manager, insinyur, atau apalah namanya..? Sadarkah ....... anda adalah hasil produk pendidikan menenganh, perguruan tinggi atau sekolah keguruan yang cukup membuat anda masuk kalangan terbatas, komunitas terbatas dan anda adalah komunitas masyarakat berkarier, komonitas yg pantang menyerah, komunitas pekerja keras dan kreatif...bung!!!!!
Kita harusnya sadar, mobil, tabungan(dengan bunga bank yang minim), rumah atau tanah yang kita miliki, jika kita bisa mengatur dan mengembangkan dengan baik asset tersebut maka 5 tahun kedepan harusnya akan bisa menjadi 5 kali atau minimal 3 kali.
Apakah kita menyadari dan memikirkan hal ini???
Jika belum maka dapat disimpulkan: Anda tidak pernah mensyukuri nikmat yang telah diberikan Tuhan....?
Jika anda menganggap anda telah melakukan keteledoran, kebodohan dan ketidak berdayaan dan ingin memperbaiki masa lalu maka mulai sekarang langkah yang harus anda ambil adalah :
1. Data Asset barang yang anda miliki
2. Data asset potensi yang anda miliki ( Keterampilan (jika anda merasa terampil), kecerdasan ( jika anda merasa cerdas), skill, waktu, relasi dan keluarga )
3. Bicarakan dengan semua komponen yang anda miliki.
4. Buat rencana untuk meningkatkan asset anda dimulai dari bagaimana, kapan dan dimana?
5. Siapkan semua perangkat yg anda butuhkan
6. Jika anda kebingungan carilah referensi di toko buku, seminar, internet, dialog di radio, forum bisnis dan lainnya.
7. Anda juga belum mendapatkan kemantapan ?????
8. Mari kita bangun komonikasi dua arah , komunikasi dialogis dan komunikasi saling memberi dan menerima serta menebarkan empati ke sesama komunitas , untuk membantu agar semua persoalan untuk mencapai peningkatan kwalitas masyarakat komunitas guna menuju dan membangun kemajuan dan kemandirian daerah tercinta Bumi Nusantara dapat menemukan bentuknya dengan slogan " Tingkatkan dan pertajam jiwa enterpreneurship di masyarakat Nusantara ..."
Jangan Takut Memulai Bisnis dari Emperan Teras Sekalipun !!
- Saat itu apakah terpikir jika nanti setelah menikah ternyata kena di PHK....?
- Apakah terpikir nanti setelah 10 tahun menikah tidak mampu mempunyai rumah....?
- Apakah terlintas dalam pikiran anda bahwa nanti kalo ternyata tidak dikarunia anak....?
- Apakah sudah dibuat rencana jika ternyata nanti ( maaf) Istri/suami anda selingkuh...?
- Apakah terpikirkan nanti istri/suami dipanggil lebih dahulu disisiNya....?
- Karena anda punya calon pengantin,
- Punya Visi & Misi,
- Punya keyakinan
- Punya Keberanian mengeksekusi sesegera mungkin
- Punya modal seadanya ( cukup untuk bayar penghulu dan selamatan atau lainya )
- Punya ide / konsep
- Punya Visi & Misi,
- Punya keyakinan
- Punya Keberanian mengeksekusi sesegera mungkin
- Punya modal seadanya ( cukup untuk start awal / modal dasar sesuai dg kemampuan anda)
Jangan memikirkan menundanya....
Cara Memulai Bisnis
Ketika kita mendengar ada seminar tentang wirausaha yang pertama kitalakukan adalah segera mendaftarkan diri sebagai peserta. dengan hikhmat kita mengikuti acara dari pagi hingga sore hari, bahkan setiap session pembicara dengan tema yg dibawakan oleh para nara sumber ataupun motivator membuat mata dan hati kita terbelalak. Ternyata untuk menjadi seorang wirausaha tidaklah sulit dan perlu modal besar. saat pulang pun kita menenteng sertifikat dga segala tema dan kekaguman akan para motivator yg menurut kita mengena dihati, dompet, waktu, keadaan dan sebagainya.
Dihari yang sama saat tiba dirumahpun kita secara nggak sadar bergerak mencarai tahu,dan membuka lagi koran , majalah, tabloid dan buku2 yg telah lama tertumpuk digudang dibolak balik agar ketemu ramuan yang cocok buat langkah membuka usaha. Ini pun dianggap kurang dan jurus terakhir adalah tanya ke om google mulai dari usaha apa yg cocok dengan kita, cocok dengan waktu yg ada hanya sabtu minggu, modal yg cocok dengan tabungan di bank, cocok dg hobby yang selama ini disukai, cocok dg skill yg dimiliki , cocok dengan pengalaman dan relasi yg dimiliki dan terkahir cocok dengan keluarga ( istri & anak ).
Ketika kecocokan ditemukan dan pilihan mulai di dapatkan langkah selanjutnya adalah memperbanyak literatur dengan mengikuti seminar lagi atai seminar lanjutan, workshop, talk show , diskusi dan membacak begitu banyak judul buku , tulisan di majalah, tabloid dan koran-koran.
Dengan yakinnya kita akan memulai usaha dengan membuat perencanaan ( bisnis plan), rencana waktu dan pola grand opening, rencana menentukan standart kwalitas anak buah,membuat perencanaan pelatihan anak buah, menrencanakan tempat yg kira2 cocok dan strategis, dan segala tetek bengeknya pokoknya harus direncanakan secara matang dan detail.
Seterusnya mulai dibuat perencanaan keuangan dengan menghitung biaya oprasional mulai dari sewa tempat, biaya investasi tetap seperti kebutuhan meja, kursi, gerobak, mesin, peralana lainnya serta peralatan transportasi. Dari perhitunga tersebut dengan tekad bulat dibuat haraga jual yang telah dimasukan semua komponen2 tsb termasuk komponen bunga bank dan margin yg memadai.
Begitu matangnya perencanaan yg disiapkan hingga termasuk membuat solusi ( problem solving) alternatif ke 2, 3, 4, hingga 10 jika ternyata rencana 1 tidak bisa berjalan.
Bahkan perencanaan sudah dibuat sedemikian hingga jika nanti usaha yg didirikan ternyata berkembang pesat yaitu dengan membuat form2 , aturan main untuk teman2 kerja, saudara2 yang akan menanamkan modalnya dan termasuk dipelajari dg cermat cara mengajukan pembiayaan penambahan modal ke perbankkan.
Semua sudah siap dianalisa di teliti dan dibuat pemodelannya dan untuk membuat semua itu sempurna ternyata memerlukan waktu hingga 6 bulan agar semuanya sempurna.
Yang menjadi pertanyaan adalah....
Jaminan apa yg membuat usaha dg perencanaan sedemikian sempurna akan berhasil..... ?
Semua pembaca akan yakin dg jawaban : Tidak ada Jaminan
Mengapa ????
1. Karena Perencanaan yg terlalu matang bukan merupakan kharakteristik para pemberani...... yg terjadi adalah terlalu matang akan menjadi gosong alias jadi arang kalupun nggak jadi abu.( wirausahan perlu digedekan mental beraninya )
2. Untuk wirausahawan yg diperlukan bukan perencanaan matang tapi intuisi dan kemampuan menyelesaikan persoalan yg muncul. ( karena setiap pembelajaran akan banyak sekali menemui masalah2 yg tidak pernah terprediksi)
3. Perencanaan yg dianggap sempurna tidak pernah ada dalam dunia wirausaha
4. Perencanaan yg sempurna hanya mampu di buat oleh para ahlinya ( konsultan) sesuai dg bidang masing2 ( sdm, advertising, marketing, dan seterusnya )
5. Perencanaan sempurna hanya dilakukan oleh investor..... sekali lagi cara berfikir dan bertindak seperti diatas hanya boleh dilakukan oleh investor
6. Jangan pernah bertingkah laku dan berencana seperti investor jika kita hanya punya modal sekelas pedagang kaki lima.
Dari 6 alasan diatas kita harus menyadari bahwa anda dan saya adalah merupakan insan pekerja yang ingin meraih masa depan yg lebih baik, yaitu masa kita saat tidak terlalu ammpu bekerja dan pengasilan suadah tidak ada dan biaya hidup justru lebih tinggi yaitu saat masa usia 55 ketas alias pensiun.
Terlalu banyak para pembelajar wirausaha yg terdampar dan tidak pernah lagi berani mencoba untuk membangun usaha karena jera ( kapok) yang dikarenakan prilakunya meniru2 gaya investor yaitu dg Mulai menanamkan investasi ( tabungan) karena saudara, teman dan bujuk rayu dengan return yg cepat dan untung selangit, menganggap investasi merupakan penghasilan sampingan, menganggap usaha dengan penghasilan receh adalah usaha sampingan dan seterusnya, yg secara tidak sadar membuat kita mengesampingkan semua persoalan yg muncul terkait dg modal yang kita tanam, yg berakibat ambruknya usaha tsb atau modal kita dibawa kabur oleh para penipu atau ketidak mampuan org2 yg telah menarik dana anda untuk investasi suatu usaha.
Jika anda sebagai kaum pekerja yang ingin berhasil sekaligus dalam karier dan wirausaha yang perlu dilakukan adalah :
- Yakinlah bahwa untuk dapat menata masa depan usaha bukan hal yg gampang seperti membalikkan telapak tangan
- Jangan pernah tercetus pikiran dan kata-kata " bahwa usaha yg anda rintis adalah sampingan " ( " gue juga punya sampingan...." ) karena anda akan selalu menngesampingkan persoalan yg muncul dan akan sulit sekali membenahinya jika persoalan terakumulasi dan membesar serta meledak .....Broooeekkkk ... hancur dan berkeping2 usaha anda dan melayanglah modal yg di investasikan
- Hilangkan sikap jaim, malu merasa rendah diri. Dan pupuklah sikap rendah hati, sedikit berhemat, sedikit lebih sabar, sedikit lebih disiplin, sedikit lebih ulet ( kerja keras), sedikit lebih tegar ( tidak cengeng dan mudah mengeluh)
- Bangunlahi usaha dengan modal yg terukur karena pembelajaran perlu pengorbanan waktu, modal, tenaga, pikiran dan seterusnya ( nggak perlu sok2an dg modal walaupun anda memilikinya)
- Bangunlah intuisi dan jiwa entrepreneur anda dengan menjalani usaha dg tenaga , pikiran anda dan keluarga. Ingat pengalaman tidak akan datang tiba2 melainkan butuh waktu. Kuasailah usaha anda dari A-Z walupun selanjutnya ada harus mendelegasikan ke yg lain.
- Ubalah pola pikir bahwa pengalaman adalah guru yg paling berharga menjadi " Cari dan pelajari pengalaman yang paling murah biayanya " dengan cara buka mata telinga dan hati kita selebar2nya dan seluas2nya untuk menimba pengalaman dari mereka yg berhasil.
- Carilah mentor, guru dan sebagainya agar anda tidak selalu mencari pembenaran sendiri.
- Mulailah membuka usaha dan selalu cari dan ikuti pelatihan dan semuanya secara simultan untuk menyelesaikan semua persoalan yg muncul dan rencana pengembangan.
- Asah kemampuan anda dalam Melihat, Meniru dan Memodifikasi atau memperbaiki agar lebih segalanya.
Sekali lagi Terlalu matang = Gosong= arang = abu.
salam sukses silahkan mencoba....
WE ARE ( KOMUNITAS BERKARIER DAN BERWIRAUSAHA )
dalam sebuah ikatan KOMUNITAS BERKARIER DAN BERWIRAUSAHA. Tertanggal 22 Februari 2010 ada email masuk ke inbox saya untuk KOPI DARAT yang katanya 'KOMUNITAS BERKARIER DAN BERWIRAUSAHA" akan mengadakan pertemuan, buat saya sering saya dapat undangan untuk berkumpul atau mengadakan pertemuan komunitas seperti ni, dan biasanya saya tidak-pedulikan, tetapi 'HATI SAYA TERGERAK" untuk menghadirinya.
Ketika seseorang melakukan sesuatu, seperti menghadiri sesuatu dan dia mau menghadirinya saya mengnggapnya sebagai " PANGGILAN TUHAN ", dari keberadaan saya dan kawan kawan - kawan akhirnya tercetus gagasan untuk mengadakan seminar.
Perjalanan usaha yang ada, dalam bentuk apapun harus dibangun dengan “PERSAMAAN PERSEPSI SEBUAH NILAI SEBAGAI LANDASAN PIJAK”, dan itu dimulai dengan “KEPEDULIAN” terhadap nilai – nilai yang akan dibangun sehingga landasan pijak akan menghasilkan penguatan nilai terhadap kebersamaan persepsi, yang akhirnya melahirkan “KEBERSAMAAN DALAM KEPEDULIAN”.
Perjalanan KOMUNITAS BERKARIER DAN BERWIRAUSAHA DIDASARKAN PADA “KEBERSAMAAN DALAM KEPEDULIAN” terhadap sebuah nilai “BERKARIER DAN BERWIRAUSAHA” yang akhirnya menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam sebuah komunitas. Dalam perjalanannya komunitas ini,tidak terbentuk secara instan, dimulai dari GROUP KOMUNITAS BERKARIER DAN BERWIRAUSAHA DI FACEBOOK, dilanjutkan dengan pertemuan – pertemuan yang dilakukan secara intens di Restoran Hiwin, yang pemiliknya Pak Rudy Winoto dan Pak Hidayat Putra JAYA , yang sekaligus penggagas komunitas ini. Pemilihan nama komunitas ini dengan alasan bahwa anggauta komunitas ini terdiri dari yang berkarier dan berwirausaha.
Dalam perjalanannya, yang dimulai dengan pertemuan yang intens lahirlah sebuah gagasan untuk memperluas dan memperkenalkan komunitas ini dengan diadakannya seminar pada tanggal 24 April 2010 bertempat di Islamic Center Bekasi, dengan judul ‘ BERWIRA USAHA DENGAN MODAL DARI GAJI SEBAGAI KARYAWAN “, pilihan dari judul ini merupakan kesepakatan bersama, yang alasannya merupakan implementasi dan aplikasi dari komunitas yang ada, yaitu “KOMUNITAS BERKARIER DAN BERWIRAUSAHA”.
Gagasan yang ada, dilakukan dengan 'KEBERANIAN", bayangkan kami hanya bisa bertemu hanya sabtu, karena latar belakang kami yang masing - masing mempunyai usaha dan atau kerja. Dan gilanya kami baru saling kenal, mengadakan sebuah seminar bukan pekerjaan mudah karena harus disusun perencanaan yang detail, namun SAYA SENANG DENGAN KEGELILAAN SEBUAH PILIHAN SELAMA BISA TERUKUR, KARENA KEGILAAN DALAM KEBERANIAN ADALAH LANGKAH NYATA DAN SYA TERTANTANG, ADRENALIN SAYA TERPACU, BAHKAN REKAN - REKAN SEMUA MENGATAKAN BAHWA APAPUN YANG TERJADI TANGGAL 24 APRIL 2010 SEMINAR HARUS ADA DAN JADI, KALAU PERLU DENGAN BANTINGAN ( PATUNGAN ), TOTAL PERTEMUAN YANG KAMI ADAKAN TUJUH KALI DAN AKHIRNYA PELAKSANAAN BERJALAN DENGAN SUKSES, yang tentu saja semuanya adalah kerja team, dan juga para pihak, apakah Nursumber seperti para pembicara Pak Hengky Eko Sriyanto ( Cak Eko ), Pak Iwan Hartawan, Pak Untung Tribasuki, Pak Santoso Djalu Wahono dan Pak Tri I. Santoso serta para partisipan dan para peserta.
Pelaksanaan seminar yang telah kami adakan semuanya juga berkat Tuhan Yang Maha Kuasa atas niat, cara dan tujuan kami untuk mmengadakan seminar sehingga terlaksana dan dapat dilaksanakan, yang tidak lain bahwa kami peduli untuk melahirkan wirausaha - wirausaha baru, kalaupun ia masih berpsosisi sebagai karyawan.
BEST
Kami, tidak mau terhempas denga eforia sesaat dengan adanya keberadaan dan kesuksesan seminar yang telah diadakan pada tanggal 24 April 2010, maka sebuah pola perencanaan yang detail dan terencana telah dipersiapkan dan disusun dengan menganut pola BEST, yang dimaksud adalah :
BENEFIT, bahwa seminar, workshop, pendampingan dan modul - modul yang kami rencanakan dan buat benar - benar mempunyai nilai manfaat terhadap para pihak yang ada didalamnya.
ECONOMIC, bahwa apa yang kami lakukan mempunyai nilai ekonomis dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengembangannya.
SUSTAIN, bahwa apa yang kami lakukan terus berlanjut, berlanjut dan berlanjut dan akhirnya sampai keseluruh wilayah yang ada di Indonesia.
TEAM, bahwa semua yang kami lakukan adalah kerja team, karena kami mulainya dari sana, semua apa yang sudah, sedang dan akan kami lakukan adalah kerja team, kegagalan dan kesuksesan adalah kerja team.
GODLINE
Manusia tidak bisa berdiri diatas kesombongannya, diatas kesuksesan, diatas kejayaannya yang mengatakan bahwa semua ini ' ADALAH KERJA SAYA, KERJA KAMI BAHKAN KERJA KITA ", dan hal ini terlihat pada perencanaan pelaksanaan sminar yang kami lakukan bahwa tanpa ada 'RESTU DAN RIDLO TUHAN" bahwa pelaksanaan yang ada tidak akan pernah terjadi, ketika Tuhan mengatakan " BAHWA AKU TIDAK AKAN MENGUBAH NASIB SUATU KAUM KALAU IA TAK MAU MENGUBAHNYA " DAN ITU BENAR ADANYA KARENA TUHAN DISI LAIN JUGA MENGATAKAN BAHWA " TAK ADA BALASAN KEBAIKAN SELAIN KEBAIKAN ITU SENDIRI ", BAGAIMANA TIDAK???,SEPULUH HARI SEBELUM H - NYA, SAMPAI LIMA HARINYA BELUM ADA KEJELASAN, NAMUN TUHAN SELALU SAYANG PADA KAMI, KARENA NITA, CARA DAN TUJUAN YANG KAMI LAKUKAN SESUAI DENGAN GODLINE, DAN AKHIRNYA JAWABAN ITU DIBERIKAN.THANKS,THANKS, AND THANKS GOD.
FOR ALL THE BEST OF PEOPLE AND PARTNERSHIP AND BEST REGARD
RUDY WINOTO
HIDAYAT PUTRA JAYA
SEPTIADI NUGROHO
FARA
IRA
JOHN SARDHY R. PAKPAHAN
RAHMAT DANI
ARIANA
KETUT MAHENDRI
ABDUL ROZAK
SURI ABRIHANDINI
SAMSUL FIKRI
