BISKAR. Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label berkarir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berkarir. Tampilkan semua postingan

Awaluddin Madjid

Survival Defense Character

Selain keberanian mengambil resiko, yang orang lain tidak berani melakukannya, salah-satu ciri orang sukses adalah memilih menjadi pelaku usaha. Kenapa demikian ?, sementara orang mau aman dalam hidupnya ( tipe pegawai ), dan pengusaha adalah tipe orang yang mempunyai kebebasan dalam menentukan pilihannya, kalaupun ada resiko gagal ( Robert T. Kiyosaki = Before Quit Your Job). Dengan kata lain orang sukses harus berani siap gagal ( Suksesnya Kegagalan $ buku yang sedang saya selesaikan penggarapannya $). Ciri yang amat fundamental dari pengusaha adalah kemampuan untuk bertahan dalam keadaan susah,menderita dan tidak mudah dan bahkan tidak menyerah serta tetap optimis bahwa langkahnya akan menuai keberhasilan MANJADDA WAJADDA.
Orang biasa selalu siap sukses tidak siap gagal, dan selalu menganggap kegagala adalah kiamat sementara orang yang luar biasa adalah menganggap kegagalan adalah manfaat, sebagai penambah energy untuk menghasilkan sebuah karya yang fenomenal, yang biasanya tidak dimiliki oleh orang pada umumnya, maka saya menyebutnya sebagai manusia cerdas dalam berpikir, cerdas menyikapi masalah dan cerdas menentukan pilihan.

MAU, MAMPU DAN MAJU

Kaya, sukses dan hebat adalah HAK semua orang, dan Tuhan membekalinya kepada setiap ihsan dan insan – Nya, sama tanpa memandang suku, agama ras dan antar golongan, namun tidak semua orang bisa meraihnya dan hal itu diperjelas ALLOH,dalam Surat Al Baqaroh (2) Ayat (30), bahwa manusia ditunjuk sebagai khalifah tanpa melihat dari bangsa apa ia, apakah Arab, Amirika maupun Indonesia, bahasa yang dipakainya, kedudukannya, apakah ia anak raja, anak petani dan atau anak pegawai. Dan diperjelas lagi dalam Surat Ar R ad (13) Ayat (11), Bahwa Alloh tidak mengubah suatu kaum sehingga ia merubahnya sendiri.
Merubah dan perubahan yang ada dalam diri manusia tergantung pada kemauannya, selama ia mau merubah sebagai asset yang dimilikinya maka Alloh memberi aksesnya yaitu Kaya,Sukses dan Hebat . Maka saya sangat tidak percaya DENGAN ADANYA ORANG PINTAR DAN BODOH YANG ADA ADALAH ORANG MALAS DAN RAJIN, SEPERTI YANG TELAH DIKALAMKAN ALLOH, ORANG MALAS JADI BODOH, ORANG RAJIN JADI PINTAR, ORANG BODOH JADI MISKIN, ORANG PINTAR JADI KAYA.

Pada sisi lain ALLOH mengajarkan agar manusia gemar membaca dan itu merupakan surat dan ayat yang pertama diturunkan ALLOH ,seperti yang ada dalam surat Al Alaq (96) Ayat (1) “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan dan pada ayat (5) nya, ALLOH mengkalamkan “ DIA mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya “ Dengan demikian Tuhan telah memberi senjata pemungkasnya kepada manusia, masalahnya bukan bisa atau tidak bisa, masalahnya adalah mau atau tidak. Ketika ada kemauan, maka melahirkan kemampun, dan kemampuan menghadirkan kemajuan.

HEBATNYA PENGUSAHA

Tanpa mengeyampingkan posisi yang lainnya (maaf), pengusaha adalah RISK TAKER RECOVERY ( PENGAMBIL RESIKO UNTUK ORANG LAIN ) , mengapa demikian ???, bagaimana tidak ???, ketika orang sibuk mencari pekerjaaan, pengusaha memberi pekerjaan, ketika orang lain sibuk mencari uang,pengusaha memberi uang, kalau satu orang yang diberi pekerjaan, dan orang itu punya isteri dan dua anak, berapa orang yang diberi kesejahteraan, kalau ribuan yang diberikan pekerjaan dan peluang usaha. , maka pengusaha memberikan akumulasi kesejahteraan yang berlipat, memberi harapan menjadi kenyataan, mencerahkan manusia.

Maka pengusaha sudah mengamalkan ilmunya pada kenyataan yang substansial, yang telah memberikan nilai kehidupan yang sesungguhnya baik secara esensi dan eksistensi. Maka tugas pemerintah sebagai counterpart dari pengusaha memberikan peluang yang seluas-luanya, karena mau tidak mau resiko pemerintah dalam membuka lapangan kerja dan usaha sebagian telah diambil resikonya oleh pengusaha, ketika peluang baik berupa asset dan akses tidak diberikan kepada pengusaha maka pemerintah telah menutup akses bagi pemberian kesejahteraan baik bagi pengusaha itu sendiri maupun para pekerjanya. Dan semoga saja dunia usaha berkembang dengan baik dan benar sehingga kesejahteraan akan tercipta dengan sendirinya.

INVESTASI KEBAJIKAN DAN KEBAIKAN


Berkarier & Berwirausaha
Kata – kata orang bijak bestari selalu mengatakan bahwa investasi kebajikan tidak akan pernah hilang ditelan waktu dan massa, dan itu berhubungan dengan kalam ILAHI “ tidak ada balasan kebaikan selain kebaikan (pula ) (QS: 55, Ayat 60 ). Pertanyaannya adalah, siapakah orang – orang yang telah melakukan investasi kebajikan, yaitu orang – orang yang telah menjalankan, apa yang diamanatkan Alloh dalam Surat 14 ( Ibrahim ), Ayat 7 :Dan ( ingatlah juga ), tatkala Tuhanmu memaklumkan : “ Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat – Ku), maka sesungguhnya azab – Ku sangat pedih “
Hanya orang – orang yang mampu mensyukuri nikmat Alloh yang mempunyai kemauan dan kemampuan untuk melakukan pensyukuran terhadap nilai – nilai kebajikan sehingga melahirkan kebaikan.

POHON KEBAJIKAN
Setelah orang mampu yang didasarkan pada kemauannya melakukan kebajikan yang akhirnya melahirkan kebaikan yang tidak saja untuk dirinya,namun juga untuk orang lain, maka orang tersebut akan mempunyai POHON KEBAJIKAN, seperti yang ditulis dalam Al Qur’an :
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. ( QS: Al Baqarah : Ayat 261 )
Satu hal yang wajar ketika orang tersebut mempunyai nilai lebih dalam hal rizkinya, karena orang tersebut mempunyai pohon kebajikan, bukan saja rizki yang berupa dana yang selalu dibantu Alloh SWT, namun ketika ia dalam kesulitan selalu,selalu dan selalu Alloh membantunya.
Penyadaran seperti ini harus menjadi kebutuhan yang akhirnya memberi kesadaran pada tiap orang bahwa pohon kebajikan merupakan hasil yang tidak saja bisa dinikmati didunia namun juga diakhirat. Maka dalam Haditspun diperjelas sebagai berikut :
Barangsiapa melapangkan kesusahan (kesempitan) untuk seorang mukmin di dunia maka Allah akan melapangkan baginya kesusahan dari kesusahan-kesusahan pada hari kiamat dan barangsiapa memudahkan kesukaran seseorang maka Allah akan memudahkan baginya di dunia dan akhirat. Barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah selalu menolong hamba yang suka menolong kawannya. Barangsiapa menempuh jalan menuntut ilmu maka Allah akan mempermudah baginya jalan ke surga. Suatu kaum yang berkumpul dalam sebuah rumah dari rumah-rumah Allah, bertilawat Al Qur'an dan mempelajarinya bersama maka Allah akan menurunkan ketentraman dan menaungi mereka dengan rahmat. Para malaikat mengitari mereka dan Allah menyebut-nyebut mereka di kalangan para malaikat yang ada di sisiNya. Barangsiapa lambat dengan amalan-amalannya maka tidak dapat dipercepat dengan mengandalkan keturunannya. (HR. Muslim)
Dan pohon kebajikan yang menghasilkan kebaikan tidak selalu dalam bentuk dana, senyumpun merupakan kebajikan yang melahirkan kebaikan :
Jangan meremehkan sedikitpun tentang makruf meskipun hanya menjumpai kawan dengan berwajah ceria (senyum). (HR. Muslim)
Maha suci Alloh, yang telah memberikan kemudahan pada manusia, ketika ia tidak mampu untuk berbuat dalam hal pendanaan, senyumpun bisa dijadikan investasi kebajikan yang akan melahirkan kebaikan.

SETIAP ORANG BERHAK MEMILIKINYA
Dengan adanya pilihan dari Alloh, ketika seseorang tidak mempunyai dana ,maka senyumpun bisa dijadikan kepemilikan seseorang terhadap pohon kebajikan, indahnya seseorang ketika berbuat baik tanpa danapun orang bisa memiliki pohon kebajikan. Mari kita berlomba untuk memiliki pohon kebajikan yang merupakan investasi kita diakhirat dan dunia, semoga dengan memiliki pohon kebajikan kita dimudahkan segala urusan kita diakhirat dan dunia, dan Alloh selalu meridlo kita. Amiiin.

Bisakah Kita Berkarir sekaligus Berwirausaha....?

Dua kata yang selalu menjadi perdebatan yang tak pernah berakhir sepanjang manusia indonesia mayoritas masih bodoh dan melarat.

A. Ah... bukankah wiraswasta itu lebih enak karena bebas ngatur, bebas memerintah, bebas memilih waktu libur, bebas mengembangkan ide dan skill, pokoknya bebas segalanya....

B. Yeee.... Enakan kerja diperusahaan yg besar, dapat tunjangan rumah, tunjangan mobil, tunjangan kesehatan, tunjangan asuransi, jamsotek, tiap bulan gaji tidak berkurang dan akhir tahun akan dapat bonus berlipat2, lebaran dapat THR, setiap tahun ada kenikan gaji dan kenaikan2 yang lainya dan setersunya dan seterusnya.

Kira-kira 2 pendapat diatas merupakan pendapat, tuduhan, ocehan, dan kalimat syukur yang selalu diucapakan dan diyakini oleh 2 kubu yang pro maupun yang anti terhadap pekerja maupun pedagang ( wiraswasta.

Nah... pada kesempatan ini kira kira yang dapat dan cocok kita jalani yang mana...? apakah yang A atau mungkin kita udah manteb dan bahkan udah kita geluti selama 20 th lebih untuk yang B.

Apakah 2 bagian diatas harus dipertentangkan....? Adkah keinginan kita untuk memadukan alias memixing 2 bagian tersebuat agar benar2 bisa senyawa dan menjadi satau bagian yang dapat kita pelajari, rencanakan, jalani praktekan sehingga menjadi karakter kita sebagai manusia yang ingin punya kebebasan yang bertanggung jawab.

1. Bagaimana cara mecampur dan mengaduk agar benar2 senyawa dan bisa menjadi karakter hidup kita kedepan.....?
2. Apa saja kira2 kendala yg akan kita hadapi dalam mencampur...?
3. Persiapan apa aja yg harus kita sediakan agar kita dpat dg tanggunh dan bertenaga dalam mengaduk2 bagian tersebut...?
4. Silahkan dilanjutkan
5. monggo diisi bagi yang ingin iseng menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri

Mungkin disituasi krisis yang nggak tahu kapan akan berakhir sekarang ini, nggak ada slahnya kalo kita meluangkan waktu sedikit dan mengasah naluri kita untuk menjadi manusia yang lebaih berguna lagi.
Ayo.... kita teruskan diskusi Pekerja VS Wirausaha.

RAMADHAN DAN SISTEM EKONOMI HARGA AKTUAL TERPADU ( SEHAT )


Ramadhan merupakan bulan berkah untuk umat Islam, karena Ramadhan merupakan penghulu bulan, yang didalamnya ada seribu bulan. Setiap orang yang merasa dirinya beriman dalam Islam selalu menyambut sukacita datangnya bulan Ramadhan, karena pada bulan ini merupakan aktuaisasi ibadah untuk memperoleh rizki akhirat, mesjid yang biasanya sepi jadi ramai, rumah yang biasanya hening diramaikan dengan bacaan - bacaan ILLAHIAH, yaitu berkumandangnya AYAT - AYAT SUCI ALLOH.
Keindahan bulan Ramadahan selalu punya makna dan kenangan yang mendalam, dan kesedihan akan merentang nurani ketika bulan itu usai, karena Ramadhan selalu saja menjadi bulan yang dirindukan kedatangannnya. Ramadhan tidak hanya dalam hitungan angka dalam perolehan rizki akhirat pada setiap manusia dalam melakukan kebajikan, karena adanya penggandaan terhadap apa yang dilakukannya sepanjang hal itu berujung pada kebaikan. Keterusikan bagi yang menjalankan ibadah shiyam dibulan ramadhan selalu muncul dan itu menyangkut kehidupan duniawi, yang menyangkut soal harga kebutuhan pokok terlebih menjelang Iedul Fitri. Layaknya manusia yang hidup dalam kebahagiaan menyambut ramadhan, seharusnya kenaikan harga tidak menjadi pemicu keterusikan ibadah yang dilakukan oleh umat Islam dalam menjalan ibadah dibulan yang penuh berkah ini. Namun sebuah bahasa yang sudah menjadi legenda selalu muncul ” SUDAH TRADISI”.
Kenaikan Harga VS Peningkatan Nilai Ibadah
Pertanyaan yang selalu muncul, apakah pemerintah tidak bisa melakukan penakanan harga ?, yang tentu saja nilai manfaatnya bukan saja untuk masyarakat, terutama untuk masyarakat kalangan bawah, namun juga menyangkut nilai - nilai ILLAHIAH, dimana kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah mempunyai dua sisi yang sangat fundamental yaitu HUBUNGAN TERHADAP TUHAN ATAS KEBIJAKANNYA YANG MEMPUNYAI NILAI TAMBAH BAGI KEBERKAHAN PEMERINTAH YANG DIJALANKANNYA DAN NILAI DIMATA MASYARAKAT BAHWA PEMERINTAH PERDULI PADA MASYARAKATNYA.
Pemerintah dengan segala kebijakannya tentu bisa, karena masalah yang mendasar adalah BUKAN BISA ATAU TIDAK BISA NAMUN MAU ATAU TIDAK MAU, KARENA DENGAN ADANYA KEMAUAN MAKA PEMERINTAH MEMPUNYAI KEMAMPUAN AKHIRNYA PEMERINTAH PASTI BISA.
Bagaimana caranya ?, sebuah pertanyaan muncul untuk melakukan hal tersebut, kalaupun dalam bulan ramadhan hukum ekonomi berlaku yang namanya hukum permintaan dan kebutuhan, namun pemerintah mempunyai apa yang namanya kapasitas dan kualitas seperti yang disebutkan diatas, bahwa PEMERINTAH INDONESIA BISA. Cara yang harus dilakukan adalah dengan menggunakan PROGRAM SEHAT ( SISTEM EKONOMI HARGA AKTUAL TERPADU ), dimana pemerintah melakukan apa yang namanya TRANSFERING OF COSTING SYSTEM ( pengalihan resiko pembiayaan ) terhadap harga - harga yang ada dengan kebijakan - kebijakan yang sifatnya mendasar.
Kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah dalam bulan ramadhan akhirnya menghasilkan apa yang dinamakan sehat akhirat dan sehat dunia, sehingga menghasilkan keberkahan dan doa dari seluruh masyarakat yang dierdulikan oleh masyarakat, dan masyarakatpun perduli terhadap pemerintah.
Semoga saja tulisan ini membawa berkah untuk kita semua, baik masyarakat dan pemerintah, Amiiin.
Awaluddin MADJID, RUMAH USAHA INDONESIA.
UNTUK MASYARAKAT DAN NEGERIKU INDONESIA

TAK ADA YANG TAK MUNGKIN

KEMAUAN DAN KEMAMPUAN
( SEMINAR BERWIRAUSAHA DENGAN MODAL DARI GAJI SEBAGAI KARYAWAN )


TUHAN TAK AKAN MERUBAH SUATU KAUM, KETIKA KAUM ITU TAK MAU MENGUBAHNYA ( QS11:13), ini adalah KALAM ILLAHI yang 1000000000000000 PASTI BENAR,TEPAT DAN PAS. Tuhan selalu memberi jalan pada umat manusia ketika ia mau berusaha untuk mewujudkan impian, harapan dan asa manusia, selama manusia bekerja keras yang pastinya juga disertai dengan doa yang tiada henti dan berkeputusan karena doa dan usaha harus sejalan.TAK ADA YANG TAK MUNGKIN, Saya bisa bercerita karna saya banyak mengalami dan melakukannya, dan yang baru saja terjadi adalah pelaksanaan SEMINAR "BERWIRAUSAHA DENGAN MODAL DARI GAJI SEBAGAI KARYAWAN" Modalnya adalah semangat dan keberanian dicampur NEKAT, bagaimana tidak kami baru berkumpul selama sebulan, tiba - tiba ada ide untuk mengadakan seminar, modal dana???, nggak ada wong kita juga baru kumpul, kalaupun ada itu berupa dana bantingan, yang ada dalam istilah kami berupa patungan, yang tidak mungkin mengkover semua dana pelaksanaan seminar. Kalam Ilahi adalah punya makna dalam pembuktian dikehidupan manusia dan itu nyata, namun saya dan juga kebanyakan manusia sering tidak mempercayainya, bahwa itu terbukti dengan benar, tepat dan pas.Ada tiga hal yang menjadi landas pijak manusia ketika usaha dan upaya manusia dilakukan guna mencapai tujuannya, yang pertama NIAT, adalah KEMAUAN YANG DIMILIKI OLEH MANUSIA UNTUK APA IA MELAKUKAN KEMAUANNYA, yang kedua adalah CARA YANG IDMERUPAKAN BAGAIMANA IA MELAKUKANNYA, APAKAH DENGAN CARA YANG BENAR DAN TEPAT SESUAI DENGAN KAEDAH DAN NILAI - NILAI AGAMA DAN HUKUM SERTA NORMA YANG LAINNYA.Sedangkan yang terakhir adalah TUJUAN, apa TUJUAN MANUSIA MENJALANKAN NIAT DAN CARA YANG DILAKUKAN, APAKAH KARNA TUHAN ATAU FAKTOR YANG LAINNYA, ketika Tuhan menjadi tujuan, maka semua kemudahan dan berkah - Nya akan datang.Niat, cara dan tujuan adalah satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan,ketiganya memberi sinergi satu dengan yang lainnya, serta harus dilakukan dengan benar, pas dan tepat ketika kita mengharapkan sebuah hasil yang baik, maka kerja dalam kebersamaan merupakan satu hal keharusan dan kebersamaan bisa muncul ketika saling hidup dan menghidupkan, mengerti dalam satu pemahaman terhadap sebuah nilai, yang berlebih mau memberi, yang kurang mau menerima kekurangannya, karena kesuksesan tak pernah lahir dengan sendirinya,karena sukses adalah kerja team dan itulah nilai sebuah kebersamaan dalam silaturahmi, dan Tuhan senang ketika orang menjaga tali silaturahmi.SEBUAH PILIHAN

Hidup adalah pilihan, apapun bentuknya termasuk tidak memilih dari berbagai pilihan yang ada, namun yang jelas dan pasti, keberanian untuk mencoba dan melakukan lebih baik daripada tidak mencoba dan melakukannya, dan itulah yang kami lakukan ketika untuk mengadakan seminar, ketika dikatakan bahwa pilihan itu 'GILA", kami harus mengakuinya ya, itulah pilihan "GILA", dan satu hal yang tidak mungkin, ketika pilihan itu sudah dilaksanakan kita katakan 'MUNDUR" dan itulah sebuah resiko pilihan yang dilakukan. Kita tak pernah tahu apa yang terjadi kedepan, karena itu MUTLAK HAKNYA TUHAN, yang bisa kita lakukan adalah berpikir dan berprasangka positif, karena Tuhan mengikuti prasangka hamba - hamba - Nya. Pertanyaannya, kenapa KAMI PUNYA KEBERANIAN, PEMIKIRAN DAN PERSEPSI YANG SAMA TERHADAP SEBUAH PILIHAN????, mengadakan seminar, pada kenyataannya kita punya latar belakang yang berbeda dan baru kenal!!!!!!!, muncul pertanyaan lain, APAKAH INI SUATU KEBETULAN ????!!!!!, saya katakan bahwa ini bukan kebetulan. karena semua kejadian yang ada didunia ini '" SUDAH TETULIS DAN DITULISKAN OLEH YANG MAHA KUASA DI ARSNYA", pada sisi lain RASA, PEMIKIRAN,AKTUALISASI RASA DAN PIKIRAN MERUPAKAN ENERGI YANG BERUPA ETER YANG AKAN BERGABUNG DENGAN KOMUNITASNYA DAN ITU SUDAH HUKUM ALAM, DAN ITULAH KAMI.Kalau kami tidak stress dan bingung berarti tidak normal, rasa dan sikap kami mengalami hal itu dan itu adalah kewajaran, namun kami menyikapinya dengan rasa optimis, dengan berpedoman pada " TIADA BALAS KEBAIKAN SELAIN KEBAIKAN PULA " (QS,AR RAHMAN : 55 : 60 )HANYA KEYAKINAN ITU YANG KAMI PUNYA, KARENA APA YANG KAMI LAKUKAN ADALAH NILAI KEMANFAATAN UNTUK MANUSIA SEBAGAI APLIKASI DARI MAHLUK TUHAN YANG KESEMUANYA KEMBALI PADANYA.

Seminar, merupakan sebuah upaya untuk mengumpulkan orang banyak agar acara tersebut sukses, baik dari segi finansial, pencitraan atau keberlanjutan dari pelaksana seminar dan hal yang lainnya. Pilihan yang ada, merupakan keniscayaan, hasil tergantung pada YANG MAHA KUASA, namun KEMAUAN DAN KEMAMPUAN yang disertai dengan NIAT, CARA DAN TUJUAN ADALAH ENERGI YANG MEMBERI KEKUATAN PADA KAMI UNTUK MEMPERSATUKAN RASA, PIKIRAN, DAN KERJA.SUKSESNYA DALAM KEBERSAMAAN


Sukses tak pernah lahir dengan sendirinya, dia lahir karena ada kebersamaan dalam rasa, pikiran dan tindakan itulah yang menjadikan KAMI SEBAGAI"TEAM" SEHINGGA APA YANG KAMI HARAPKAN DAPAT TERWUJUD YANG TENTUNYA BERKAT RIDLO TUHAN YANG MAHA KUASA.Dan yang jelas kerja kami belum selesai karena masih banyak PR yang harus kami kerjakan, dan ini sebuah langkah yang pertama untuk mewujudkan langkah - langkah selanjutnya. SEMOGA SAJA YANG KAMI KERJAKAN MEMPUNYAI KEMANFAATAN BAGI MASYARAKAT, BANGSA DAN NEGARA, AMIIIIIN.

FOR YOU ALL THE BEST.
KILAS BALIK PERJALAN KOMUNITAS BERKARIER DAN BERWIRAUSAHA

WE ARE ( KOMUNITAS BERKARIER DAN BERWIRAUSAHA )

BREATH OF COURAGE ( NAFAS KEBERANIAN )
Ciri yang paling menonjol dari pengusaha adalah keberanian, dia ada dalam nafasnya yang juga mengalir didarahnya, karena dengan keberanian kemauan untuk melangkah sudah menjadi keharusan yang harus dilakukan, buat sang pemberani pantang ada kata "MUNDUR, SEKALI LAYAR TERKEMBANG SURUT UNTUK MUNDUR " itulah yang kami lakukan
dalam sebuah ikatan KOMUNITAS BERKARIER DAN BERWIRAUSAHA. Tertanggal 22 Februari 2010 ada email masuk ke inbox saya untuk KOPI DARAT yang katanya 'KOMUNITAS BERKARIER DAN BERWIRAUSAHA" akan mengadakan pertemuan, buat saya sering saya dapat undangan untuk berkumpul atau mengadakan pertemuan komunitas seperti ni, dan biasanya saya tidak-pedulikan, tetapi 'HATI SAYA TERGERAK" untuk menghadirinya.
Ketika seseorang melakukan sesuatu, seperti menghadiri sesuatu dan dia mau menghadirinya saya mengnggapnya sebagai " PANGGILAN TUHAN ", dari keberadaan saya dan kawan kawan - kawan akhirnya tercetus gagasan untuk mengadakan seminar.

Perjalanan usaha yang ada, dalam bentuk apapun harus dibangun dengan “PERSAMAAN PERSEPSI SEBUAH NILAI SEBAGAI LANDASAN PIJAK”, dan itu dimulai dengan “KEPEDULIAN” terhadap nilai – nilai yang akan dibangun sehingga landasan pijak akan menghasilkan penguatan nilai terhadap kebersamaan persepsi, yang akhirnya melahirkan “KEBERSAMAAN DALAM KEPEDULIAN”.
Perjalanan KOMUNITAS BERKARIER DAN BERWIRAUSAHA DIDASARKAN PADA “KEBERSAMAAN DALAM KEPEDULIAN” terhadap sebuah nilai “BERKARIER DAN BERWIRAUSAHA” yang akhirnya menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam sebuah komunitas. Dalam perjalanannya komunitas ini,tidak terbentuk secara instan, dimulai dari GROUP KOMUNITAS BERKARIER DAN BERWIRAUSAHA DI FACEBOOK, dilanjutkan dengan pertemuan – pertemuan yang dilakukan secara intens di Restoran Hiwin, yang pemiliknya Pak Rudy Winoto dan Pak Hidayat Putra JAYA , yang sekaligus penggagas komunitas ini. Pemilihan nama komunitas ini dengan alasan bahwa anggauta komunitas ini terdiri dari yang berkarier dan berwirausaha.

Dalam perjalanannya, yang dimulai dengan pertemuan yang intens lahirlah sebuah gagasan untuk memperluas dan memperkenalkan komunitas ini dengan diadakannya seminar pada tanggal 24 April 2010 bertempat di Islamic Center Bekasi, dengan judul ‘ BERWIRA USAHA DENGAN MODAL DARI GAJI SEBAGAI KARYAWAN “, pilihan dari judul ini merupakan kesepakatan bersama, yang alasannya merupakan implementasi dan aplikasi dari komunitas yang ada, yaitu “KOMUNITAS BERKARIER DAN BERWIRAUSAHA”.

Gagasan yang ada, dilakukan dengan 'KEBERANIAN", bayangkan kami hanya bisa bertemu hanya sabtu, karena latar belakang kami yang masing - masing mempunyai usaha dan atau kerja. Dan gilanya kami baru saling kenal, mengadakan sebuah seminar bukan pekerjaan mudah karena harus disusun perencanaan yang detail, namun SAYA SENANG DENGAN KEGELILAAN SEBUAH PILIHAN SELAMA BISA TERUKUR, KARENA KEGILAAN DALAM KEBERANIAN ADALAH LANGKAH NYATA DAN SYA TERTANTANG, ADRENALIN SAYA TERPACU, BAHKAN REKAN - REKAN SEMUA MENGATAKAN BAHWA APAPUN YANG TERJADI TANGGAL 24 APRIL 2010 SEMINAR HARUS ADA DAN JADI, KALAU PERLU DENGAN BANTINGAN ( PATUNGAN ), TOTAL PERTEMUAN YANG KAMI ADAKAN TUJUH KALI DAN AKHIRNYA PELAKSANAAN BERJALAN DENGAN SUKSES, yang tentu saja semuanya adalah kerja team, dan juga para pihak, apakah Nursumber seperti para pembicara Pak Hengky Eko Sriyanto ( Cak Eko ), Pak Iwan Hartawan, Pak Untung Tribasuki, Pak Santoso Djalu Wahono dan Pak Tri I. Santoso serta para partisipan dan para peserta.

Pelaksanaan seminar yang telah kami adakan semuanya juga berkat Tuhan Yang Maha Kuasa atas niat, cara dan tujuan kami untuk mmengadakan seminar sehingga terlaksana dan dapat dilaksanakan, yang tidak lain bahwa kami peduli untuk melahirkan wirausaha - wirausaha baru, kalaupun ia masih berpsosisi sebagai karyawan.

BEST

Kami, tidak mau terhempas denga eforia sesaat dengan adanya keberadaan dan kesuksesan seminar yang telah diadakan pada tanggal 24 April 2010, maka sebuah pola perencanaan yang detail dan terencana telah dipersiapkan dan disusun dengan menganut pola BEST, yang dimaksud adalah :


BENEFIT, bahwa seminar, workshop, pendampingan dan modul - modul yang kami rencanakan dan buat benar - benar mempunyai nilai manfaat terhadap para pihak yang ada didalamnya.


ECONOMIC, bahwa apa yang kami lakukan mempunyai nilai ekonomis dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengembangannya.

SUSTAIN, bahwa apa yang kami lakukan terus berlanjut, berlanjut dan berlanjut dan akhirnya sampai keseluruh wilayah yang ada di Indonesia.

TEAM, bahwa semua yang kami lakukan adalah kerja team, karena kami mulainya dari sana, semua apa yang sudah, sedang dan akan kami lakukan adalah kerja team, kegagalan dan kesuksesan adalah kerja team.

GODLINE

Manusia tidak bisa berdiri diatas kesombongannya, diatas kesuksesan, diatas kejayaannya yang mengatakan bahwa semua ini ' ADALAH KERJA SAYA, KERJA KAMI BAHKAN KERJA KITA ", dan hal ini terlihat pada perencanaan pelaksanaan sminar yang kami lakukan bahwa tanpa ada 'RESTU DAN RIDLO TUHAN" bahwa pelaksanaan yang ada tidak akan pernah terjadi, ketika Tuhan mengatakan " BAHWA AKU TIDAK AKAN MENGUBAH NASIB SUATU KAUM KALAU IA TAK MAU MENGUBAHNYA " DAN ITU BENAR ADANYA KARENA TUHAN DISI LAIN JUGA MENGATAKAN BAHWA " TAK ADA BALASAN KEBAIKAN SELAIN KEBAIKAN ITU SENDIRI ", BAGAIMANA TIDAK???,SEPULUH HARI SEBELUM H - NYA, SAMPAI LIMA HARINYA BELUM ADA KEJELASAN, NAMUN TUHAN SELALU SAYANG PADA KAMI, KARENA NITA, CARA DAN TUJUAN YANG KAMI LAKUKAN SESUAI DENGAN GODLINE, DAN AKHIRNYA JAWABAN ITU DIBERIKAN.THANKS,THANKS, AND THANKS GOD.

FOR ALL THE BEST OF PEOPLE AND PARTNERSHIP AND BEST REGARD

RUDY WINOTO
HIDAYAT PUTRA JAYA
SEPTIADI NUGROHO
FARA
IRA
JOHN SARDHY R. PAKPAHAN
RAHMAT DANI
ARIANA
KETUT MAHENDRI
ABDUL ROZAK
SURI ABRIHANDINI
SAMSUL FIKRI


About Us

Komunitas ini diperuntukan bagi anda yang meyakini bahwa berwirausaha adalah pilihan yang dianugrahkan kepada manusia tanpa memandang suku, agama dan keturunan. Berwirausaha bisa di cari, dipelajari dan di ekskusi oleh siapapun , dimanapun dan kapanpun bagi mereka yang mempunyai keberanian bertarung dengan resiko kehidupan.

Pengikut

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP